Barang apa Kabar Kasus Vaksinasi Covid-19 Helena Lim?

Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Liputan6. com, Jakarta – Kasus pengusutan tulisan penunjang vaksinasi Covid-19 dengan dibawa oleh penyanyi serta sosialita Helena Lim belum juga rampung.

“Oh belum itu, masih nunggu, ” singkat Eksekutif Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat, di kantornya, Senin (8/3/2021).

Tubagus tak menjelaskan secara rinci perkembangan kasus Helena Lim.

Sebelumnya, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengiakan masih perlu meminta keterangan beberapa saksi fakta & ahli di bidang kesehatan tubuh untuk menjawab kelayakan Helena Lim mendapatkan vaksinasi Covid-19 pada tahap pertama. Saat itu, Helena menerima vaksin dari Pukesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Sementara, Tubagus menyebut banyak orang telah diperiksa di antaranya petugas kesehatan dan Kepala Puskesmas di Kebon Jeruk. Pertanyaan kepada mereka sekitar mekanisme pemberian vaksin.

Dia mengatakan, petugas kesehatan dan Kepala Pukesmas telah menjalankan tugas pantas prosedur. Pasalnya, Helena Lim datang dengan membawa surat keterangan sebagai salah utama syarat.

“Si puskesmas itu memberikan (vaksin Covid-19) betul karena ada datanya dia termasuk tenaga kesehatan, ” ujar dia.

**Ibadah Ramadan bahkan khusyuk dengan ayat-ayat tersebut.

2 dari 3 halaman

Gali Latar Belakang

Tubagus menuturkan dengan perlu digali sekarang ini adalah latar belakang dibanding Helena Lim. Berdasarkan bukti di surat keterangan Helena Lim adalah pemilik apotek.

“Betul tempat adalah petugas apotek, dia memiliki apotek, kapasitas menyala di apotek? Iya, ” ucap Tubagus.

Tubagus menyebut, saat tersebut tinggal mendalami perihal rumusan dari tenaga kesehatan serta kriteria yang termasuk ke tenaga kesehatan. Jikalau aparat apotek bagian dari pendukung tenaga kesehatan dan Helena Lim adalah tenaga kesehatan maka vaksin yang dikasih tidak salah untuk dirinya.

“Pertanyaan apakah yang bersangkutan masuk ke dalam tenaga kesehatan? barang apa kriteria tenaga kesehatan, berisi dari apa saja tenaga kesehatan itu. Salah satunya penunjang apotek. Pertanyaan adalah dia memalsukan ini toko obat atau tidak. Itu yang dilidik, ” ucap dia.

Tubagus tidak mau berspekulasi lebih jauh sebelum merampungkan alat petunjuk. Menurut dia, pihaknya akan melakukan gelar perkara masa keterangan yang didapat telah cukup.

“Kita tinggal menentukkan itu akan tetapi kita masih ada klarifikasi lagi beberapa pihak terkait baru nanti kita gelarkan naik sidik atau meninggalkan, ” ucap dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: