Penampakan Gambar Paten yang Diyakini Honda Rebel 1. 100 Cc

Liputan6. com, Jakarta – Belum lama terungkap sebuah gambar paten mesin yang diyakini Honda Rebel dengan menggunakan basis mesin Africa Twin, yakni 1. 100cc. Konon, gambar paten tersebut tengah  didaftarkan ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat.

Mampu diterka dari gambar yang berputar, dirinya menggunakan mesin paralel-twin 1. 084 cc dengan teknologi DCT dari Africa Twin.

Dikutip dari Bennetts, sudah kira-kira bulan belakangan Honda banyak mengajukan hak paten. Salah satunya melanda motor berjenis cruiser.

Pada April berarakan, sejumlah media luar negeri memberitakan kalau pabrikan Jepang itu  sedang mengembangkan Rebel  dengan kapasitas pesawat yang lebih besar.

Rumor itu kembali berkembang zaman blue print-nya tersebar. Yang final kini menunjukkan lebih detail menerjang mesin yang digunakan.

Aspek paling jelas menunjukkan bahwa Rebel yang sedang dikembangkan menggunakan versi transmisi DCT, serupa  dengan yang ada di Africa Twin.

Hal itu bisa dipastikan karena gambar dalam paten menginfokan tidak ada tuas kopling atau shifter di footpeg kiri pengendara.

Selain tersebut, kemudahan mengenal sistem dual kopling dapat dilihat dari bentuk mesinnya. Biasanya sisi kanan mesin lebih menonjol keluar dibandingkan sisi kirinya.

Selain itu, mampu dipastikan sasisnya benar-benar baru biar sesuai dengan mesin Africa Twin. Didesain seringan dan seringkas mungkin, menjaga supaya motor dapat dimanfaatkan dengan mudah saat berjalan jauh.

Secara eksternal, dalaman pacu 1. 100 cc mampu memberi keuntungan yang lebih gembung. Dirinya bisa menjadi penantang segar di segmen cruiser kelas tempat. Meski tenaga aslinya mencapai 101 Hp, itu sudah lebih dari cukup dari motor tipe penjelajah.

2 dari 4 halaman

Mencoba Tampil Beda

Di lain sisi, hadirnya Rebel 1. 100 cc menandai kembalinya sektor penjelajah besar untuk Honda. Hal itu sekaligus menghindari susunan V-twin tradisional, agar tidak pas dengan para pesaingnya.

Selain itu,   karena pabrikan ‘sayap kepak’ di pasar  Eropa tidak memiliki model penjelajah dengan lebih besar dari Rebel 500. Jelas ada celah untuk cara yang lebih besar dari pikiran yang serupa. Sementara di AS, pihaknya masih memiliki Fury 1300 dan Shadow 750 V-twins serta CTX700N.

Dan kehadirannya mampu saja untuk mengejar Harley-Davidson dan Indian Motorcycle yang sudah lebih dulu bermain di segmen Cruiser. Apalagi ditawarkan dengan Dual Clutch Transmission pada dirinya, tentu menjadi opsi berbeda dengan yang lain.

Bagian dari gambar paten juga memberikan info lain mengenai komponen lainnya. Seperti tala teleskopik yang masih mengandalkan contoh konvensional, belum upside down .

Bawahnya ada kaliper yang dipasang radial untuk melakukan tugas pengereman. Tatkala suspensi belakang menunjukkan shock reservoir piggyback ganda. Untuk mendampingi mesin yang besar, dia sudah disematkan knalpot ganda besar di sisi kanan.

3 dari 4 halaman

Estimasi Peluncuran

Pada hal tata letak, motor ini masih tergolong konvensional. Kalau Africa Twin memiliki pendingin cairan yang dibagi menjadi dua bagian dan dipasang di kedua sisi, untuk Rebel terbaru sepertinya mengandalkan radiator tunggal yang dipasang di tempat umum. Sementara filter udara ada pada belakang silinder dan tangki 1 bakar dipasang di atas pesawat.

Perlu diingat kalau, gambar paten tidak menjamin apakah unit tersebut bakal diproduksi massal. Tapi untuk kasus Rebel 1. 100 cc, tergolong sangat menghunjam akal, bila Honda mendaftarkan dirinya dalam proyek masa depan.

Tentu saja ini memerlukan waktu yang sangat lama. Sejauh ini belum ada indikasi jika dia menjadi bagian produk dengan diluncurkan pada 2021. Ada prospek dirilis 2022 atau setidaknya di awal 2023.

Di lain sisi, jika ini direalisasikan, menjadikan dirinya sebagai unit top level Honda di segmen Cruiser.  

Sumber: Oto. com

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Alternatif Berikut Ini: