Pendirian Pokok adalah Pemikiran Paling Penting, Pahami Ciri-Ciri dan Trik Mencarinya

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

Liputan6. com, Jakarta Memahami gagasan pokok serupa dengan memahami segala pesan yang sedang disampaikan, entah itu di dalam bentuk teks atau langsung. Pendirian pokok adalah pemikiran paling istimewa dalam sebuah kalimat dan gugus kalimat.

Untuk menemukan gagasan pokok atau ide pokok dalam sebuah paragraf, bisa dimulai dengan mengenali jenisnya. Macam paragraf deduktif, induktif, dan afiliasi. Gagasan pokok adalah unsur yang sederhana, terutama jika berbagai jenis paragraf sudah dipahami sebelumnya.

Kesulitan mencari gagasan isi sebenarnya dialami oleh banyak karakter. Apalagi jika informasi yang disampaikan dalam sebuah paragraf sangat padat dan banyak. Trik mudah menjumpai gagasan pokok adalah menemukan jepitan pokok dan memahami ciri-cirinya.

Berikut Liputan6. com ulas gagasan pokok adalah pemikiran paling istimewa dalam sebuah kalimat dan paragraf dari berbagai sumber, Jumat (18/12/2020).

dua dari 7 halaman

Penjelasan Mengenai Gagasan Pokok

Pendirian

Mengenali pendirian, sebelum memahami gagasan pokok dengan benar. Gagasan adalah pemikiran, proposal, ide yang disampaikan dalam suatu pernyataan.

Pernyataan ini bisa dalam bentuk teks jepitan berparagraf dan perkataan langsung. Beserta ini penjelasan mengenai pemaknaan pendirian menurut ahli:

Suyono (2004) mengungkap bahwa gagasan merupakan segala yang dilengkapi dengan bukti, fakta, informasi atau pendukung lainnya yang diharapkan bisa memperjelas gagasan tersebut dan juga sekaligus dapat meyakinkan calon pembacanya.

Gagasan Pokok

Jika gagasan adalah sebuah pemikiran, maka gagasan pokok tidak jauh dari yang dimaksudkan. Pendirian pokok adalah pemikiran yang menyesatkan penting, menjadi poin, dan pokok yang ingin disampaikan.

Memahami gagasan pokok adalah pokok, akan membuat seseorang lebih mudah-mudahan memaknai sebuah kalimat, pernyataan, dan pembahasan. Nama lain gagasan isi adalah gagasan utama, ide pokok kayu, ide utama, dan pokok jalan.

Bisa dikatakan juga, gagasan pokok adalah pondasi dibanding sebuah kalimat serta paragraf. Walaupun terlihat cukup sepele, banyak dengan mengaku kesulitan mencari sebuah pendirian pokok dalam sebuah kalimat ataupun paragraf.

Secara ijmal menemukan gagasan pokok adalah dalam kalimat pokok suatu paragraf. Walaupun sebenarnya tidak selalu demikian, tetapi sudah menjadi ciri khas kepenulisan. Dari sini bisa dimaknai juga bahwa kalimat pokok dan pendirian pokok adalah dua unsur yang berbeda.

Ada penuh sekali wujud dari gagasan pohon ini. Wujud kalimat gagasan pohon adalah deduktif, induktif, dan asosiasi. Berbagai wujud ini pula dengan membuat gagasan pokok sering kala sulit ditentukan. Untuk memudahkan, ciri-ciri gagasan pokok perlu dipelajari selalu.

3 dari 7 halaman

Ciri-Ciri Gagasan Pokok

1. Berupa satu kalimat lengkap dan utuh berdiri sendiri.

2. Mempunyai arti yang jelas tanpa dihubungkan dengan jepitan lainnya.

3. Mengandung topik permasalahan.

4. Dibentuk tanpa kata sambung maupun transisi.

5. Dalam paragraph induktif, gagasan pokok ditandai dengan kata-kata kunci seperti, sebagai kesimpulan, yang penting, oleh sebab itu, dengan demikian, dan lain-lain.

4 dari 7 halaman

Jalan Menemukan Gagasan Pokok

Di Kalimat Pertama dan Terakhir

Penulis sering kala meletakkan gagasan pokok di di atau di dekat kalimat perdana atau terakhir paragraf atau artikel. Jadi pisahkan kalimat-kalimat tersebut buat melihat apakah kalimat tersebut merembes akal sebagai tema keseluruhan dibanding bagian tersebut.

Waspada terkadang penulis akan menggunakan kata-kata seperti tapi, sebaliknya, bagaimanapun, serta lainnya. Ini bisa menunjukkan bahwa kalimat kedua sebenarnya adalah gagasan utama. Jika kamu melihat lupa satu dari kata-kata ini yang meniadakan atau memenuhi kalimat baru, itu adalah petunjuk bahwa titik berat kedua adalah gagasan utamanya.

Identifikasi Topik

Bacalah seluruh bagiannya, kemudian cobalah untuk mengidentifikasi topiknya. Tentang siapa atau apa paragraf itu dibuat.

Rangkum Bacaan

Rangkumlah dengan kata-kata sendiri dalam satu kalimat. Anggaplah hanya memiliki sepuluh hingga dua belas sebutan untuk memberi tahu seseorang mengenai maksud dari paragraf tersebut.

Perhatikan Pengulangan Prawacana atau Kalimat

Ketika membaca seluruh paragraf serta tidak tahu cara merangkumnya sebab terdapat begitu banyak informasi, mulailah mencari kata, frasa, atau ide terkait yang berulang.

Sebuah kata, frasa, atau jepitan yang disebutkan berulang dan kerap bisa menjadi gagasan pokok atau ide pokok. Selain itu, bacalah kalimat demi kalimat dalam gugus kalimat tersebut dengan cermat. Kemudian pahami inti yang sedang dibahas dalam teks.

Pahami juga kalimat pokoknya, seringkali gagasan pokok kayu terletak pada kalimat utama atau kalimat pokok. Jika kalimat istimewa sudah ketemu, lanjut carilah inti kalimat utama tersebut dengan menjemput subjek dan predikatnya saja, lalu simpulkan gagasan-gagasan utamanya.

5 dari 7 halaman

Perbedaan Gagasan Pokok kayu dan Kalimat Pokok

Jika kesulitan membedakan gagasan pokok dan kalimat pokok, maka yang perlu diketahui, maksud dibanding ide pokok dan kalimat istimewa terlebih dahulu.

Titik berat pokok adalah kalimat yang menyimpan gagasan utama dan diperjelas oleh kalimat lain dalam suatu gugus kalimat. Sedangkan gagasan pokok adalah pendirian yang menjadi pokok perkembangan paragraf.

Selain itu, gagasan pokok atau utama merupakan bagian dari kalimat utama yang menjadi inti dari sebuah bacaan. Lazimnya kalimat pokok ini terletak pada awal, akhir, atau awal & akhir.

6 dari 7 halaman

Jenis-Jenis Paragraf

Paragraf Deduktif

Paragraf deduktif merupakan jenis paragraf yang jepitan utamanya berada di awal gugus kalimat. Paragraf ini dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok atau kalimat topik kemudian diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas.

Paragraf Induktif

Paragraf Induktif merupakan kebalikan dari paragraf deduktif. Jenis paragraf ini memiliki perkataan utama di akhir paragraf. Paragraf induktif dimulai dengan mengemukakan penjelasan-penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat topik. Paragraf induktif dapat dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu generalisasi, analogi, dan kausalitas.

Paragraf Campuran

Paragraf campuran merupakan macam paragraf yang memiliki kalimat utama di awal dan akhir paragraf. Jenis paragraf ini dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok diikuti kalimat-kalimat penjelas dan diakhiri dengan titik berat utama lagi sebagai penjelas.

7 sejak 7 halaman

Contoh Gagasan Pokok

Contoh 1:

Jambu biji (Psidium guajava) atau sering juga disebut jambu batu, jambu siki dan jambu klutuk adalah tanaman tropis yang berasal dari Brasil, disebarkan ke Indonesia melalui Thailand. Jambu nilai memiliki buah yang berwarna hijau dengan daging buah berwarna suci atau merah dan berasa asam-manis. Buah jambu biji dikenal menyimpan banyak vitamin C.

Dari paragraf di atas, frasa jambu biji lebih sering diulang dan disebutkan. Jadi, gagasan topik dari paragraf di atas ialah tentang jambu biji.

Contoh 2:

Manfaat sawi sangat cantik bagi tubuh. Sama seperti seluruh sayuran hijau, sawi mengandung antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan radikal bebas. Mereka juga merupakan sumber serat yang bagus, dengan membantu mengatur saluran pencernaan & menurunkan kadar kolesterol yang mulia. Sawi secara historis dikaitkan secara pencegahan radang sendi, osteoporosis, asma, penyakit paru-paru dan banyak teristimewa.

Dalam paragraf tersebut, kalimat pokok atau utama terletak pada awal paragraf. Kalimat sari inilah yang menjadi gagasan pokok kayu dalam paragraf tersebut. Paragraf di atas memiliki gagasan utama laba sawi. Kalimat-kalimat penjelas diletakkan setelah kalimat utama dalam paragraf itu.

Contoh 3:

Jenderal Khalid bin Walid adalah panglima yang tak pernah kalah sepanjang sejarahnya memimpin prajurit di medan konflik. Dia bergelar “ Pedang Tuhan yang terhunus”. Dalam suatu peperangan ia pernah mengalahkan pasukan tantara Byzantium dengan jumlah pasukan 240. 000. Padahal pasukan muslim dengan dipimpinnya saat itu hanya berjumlah 46. 000 orang. Namun dengan kejeliannya mengatur strategi, pertempuran itu bisa dimenangkannya dengan mudah. Rombongan musuh lari terbirit-birit.

Dari paragraf di atas, termasuk jenis paragraf induktif. Dapat ditarik kesimpulan, gagasan pokoknya ada di awal kalimat. Itu berarti pendirian utamanya adalah Jenderal Khalid bin Walid.